Seperti Inilah Tahap Perkembangan Janin Dari Minggu ke Minggunya

5 Pekerjaan Rumah yang Ternyata Berbahaya Bagi Ibu Hamil


Sejatinya, perkembangan bayi dalam kandungan itu sudah mulai terjadi setelah pembuahan. Pembuahan itu sendiri pada umumnya baru akan terjadi 2 minggu setelah tanggal menstruasi terakhir bunda dimulai. Ya, menstruasi ini merupakan salah satu ciri dari kehamilan, meski belum tentu juga bahwa bunda hamil pada minggu-minggu ini. Tanggal menstruasi terakhir (HPHT) bunda nantinya akan digunakan untuk memprediksi tanggal persalinan, yakni dengan menambah 40 minggu dari tanggal tersebut. Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi mengenai tahap perkembangan janin, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini :

1. Trimester Pertama

Pada minggu ketiga sel telur yang telah dibuahi sudah mulai berkembang, yang ditandai dengan terbentuknya kantung embrio dan plasenta. Tak hanya itu, akan terbentuk pula sel darah dan ratusan sel lainnya yang akan ikut berkembang, kemudian akan terjadi sirkulasi darah. Memasuki akhir minggu keempat, maka tabung jantung janin sudah terbentuk dan dapat berdenyut sebanyak 65 kali dalam 1 menit. Memasuki akhir bulan pertama, janin memiliki ukuran sepanjang 0,6 cm atau sebesar biji kacang hijau.

Memasuki minggu keenam, janin sudah terbentuk wajah, lingkaran mata, hidung, mulut, telinga, rahang bawah, dan bagian tenggorokan. Selain itu, bentuk janin juga akan berubah melengkung seperti bulan sabit. Pada minggu ketujuh, janin sudah mulai terbentuk tangan, kaki, serta ukuran besar rahim menjadi dua kali lipat. Pada minggu kedelapan dan kesepuluh, janin telah berhasil melalui masa kritis dari perkembangan organ serta struktur tubuhnya, sehingga ukuran panjangnya mencapai 3 cm. Memasuki minggu kesebelas dan ketigabelas, otak bayi dalam kandungan sudah menunjukan perkembangan yang sangat pesat.

2. Trimester Kedua

Pada trimester kedua, maka tingkat resiko keguguran akan semakin menurun dikarenakan kondisi kandungan sudah sangat kuat dan berkembang. Pada tahap ini, biasanya bobot bayi yang ada dalam kandungan sudah mencapai 42 gram dengan panjangnya yang mencapai 9 cm. Struktur tulang dan tengkoraknya juga sudah semakin mengeras, serta kemampuan mendengarnya sangat baik. Biasanya, anda akan merasakan pergerakkan dari dalam perut seolah-olah seperti ada yang menendang-nendang.

Memasuki minggu ke 14 dan ke 15, indera perasanya sudah terbentuk serta sudah mulai bisa mendeteksi cahaya. Bayi dalam kandungan akan mengalami lonjakan pertumbuhan pada minggu ke 16, dan alat kelaminnya sudah terbentuk serta berkembang dengan baik. Pada minggu ke 19, maka bayi sudah bisa mendengar suara apa saja. Sedangkan pada minggu ke 20,  bayi akan lebih banyak menelan dan memproduksi kotoran janin yang berupa meconium. Pada minggu ke 22, bayi juga sudah bisa merasakan pergerakkan dan rambutnya pun mulai tumbuh, sedangkan pada minggu ke 26, bayi sudah bisa menghirup udara dan mengeluarkan air ketuban. Saat minggu ke 27, bayi sudah bisa membuka dan menutup matanya dengan baik.

3. Trimester Ketiga

Bobot bayi mencapai 1 kg, serta otot dan paru-parunya sudah berkembang pesat. Pada trimester akhir, bobot bayi akan terus bertambah hingga mencapai 3 kg. Saat memasuki minggu ke 31, maka bayi akan menendang-nendang dengan goncangan yang begitu hebat. Memasuki minggu ke 34, sistem saraf pusat dan paru-parunya mengalami perkembangan yang sangat matang. Pada minggu ke 42, maka kelahiran si bayi sudah dapat diprediksi.

Itulah tahap perkembangan janin pada setiap minggunya. Disamping itu, anda juga jangan sampai lupa untuk selalu memenuhi asupan nutrisi.

penulis

Leave a Reply

Your email address will not be published.